Nasdem Soroti Rencana Impor Beras 2 Juta Ton dari Thailand dan Vietnam

Ketua DPP Partai Nasdem Bidang Lingkungan Hidup Lusyani Suwandi menyoroti rencana Indonesia mengimpor 2 juta ton beras dari Vietnam dan Thailand. Dirinya mengaku sudah memperkirakan akan ada impor beras ditahun 2024 ini dengan alasan El Nino pada 2023 lalu. "Ini melambangkan kegagalan pemerintah dalam program swasembada pangan, karena beberapa tahun terakhir ini impor beras terus meningkat," ujar Lusyani kepada media, Jumat (20/1/2024).

Dia menilai jika Indonesia harus mengimpor beras, seharusnya tidak dalam jumlah sebesar itu. Lusyani pun mengutip data Badan Pusat Statistik, bahwa sepanjang Januari hingga Desember 2023 Indonesia sudah mengimpor 3,06 ton beras. "Jadi kalaupun harus impor sekarang, saya kira tidak 2 juta ton, karena ini bulan politik, akan terkesan mencari rente buat pembiayaan kampanye," ujarnya.

Lusyani juga menegaskan, program swasembada pangan harus benar benar menjadi prioritas pemerintah. Bulog Tangerang Impor Beras Medium dari Thailand, Vietnam dan Pakistan Harga Beras Premium Meroket, Bulog Tangerang Impor Beras Medium dari Thailand, Vietnam dan Pakistan

Bulog Amankan Kontrak Impor Beras 300 Ribu Ton dari Thailand dan Pakistan Monitor Harga di Pasar, Polres Bogor Temukan 1.500 Ton Beras Impor Thailand, Vietnam, dan Pakistan VIDEO Ribuan Ton Beras Impor Thailand Dipasok Ke Aceh

Banyuwangi Kedatangan 15 Ribu Ton Beras Impor asal Thailand Bulog Kebut Pengadaan 200 Ribu Ton Beras dari Thailand dan 1 Juta dari China Dua Juta Ton Beras Segera Tiba Sebelum Maret, Tahun Ini Pemerintah Impor 3,6 Juta Ton Beras

"Karena kita tahu lahan negara kita besar dan banyak jumlah petaninya," pungkasnya. Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah memberikan arahan terkait rencana impor beras sebanyak 2 juta ton. Kepala Badan Pangan Arief Prasetyo Adi mengungkapkan Presiden Jokowi menginstruksikan agar impor beras dilakukan sebelum masuknya panen raya.

"Ada catatan masuknya kalau boleh sebelum panen raya sudah harus masuk," kata Arief usai rapat di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (18/1/2024).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *