Cerita Guru TK di Solo Temukan Aneka Manfaat dari BRImo, Tak Sekadar untuk Terima Gaji

Awalnya sebuah aplikasi mobile banking bernama BRImo diunduh untuk keperluan penggajian alias payroll . Lambat laun, segudang manfaat BRImo tersaji dan bisa digunakan dalam berbagai kesempatan serta banyak keperluan. Hal itulah yang dirasakan seorang guru TK Kristen di Kota Solo, Angela Oktaviani (23).

Angel, begitu ia karib disapa, bercerita mulanya menggunakan BRImo. Saat itu pada 2021, sekolah tempatnya bekerja mengharuskan dirinya membuka rekening BRI untuk kepentingaan payroll. Sejak saat itu juga, ia mengunduh BRImo dari Play Store dengan niat hanya untuk melihat saldo penggajian serta sesekali melakukan transfer dan tarik tunai.

Kelengkapan fitur BRImo membuat Angel semringah lantaran bisa melakukan kegiatan perbankan hanya melalui sebuah aplikasi handphone. Kurir Ekspedisi Rasakan Kemudahan Aneka Transaksi dengan BRImo Ini Manfaat Memiliki Dana Pensiun Lewat DPLK BRIFINE di BRImo

Cerita Tita Maharani, Pengalaman Gabung PMR, Lebih dari Sekadar Pertolongan Pertama Hercules Kantongi Izin Tambang Resmi, Besok 20 PIP Beroperasi di Basel, Mendapat Dukungan Astrada DPLK BRIFINE Tawarkan Beragam Manfaat Dana Pensiun Bagi Nasabah di BRImo

Kemenag Pidie Bekali 40 Guru PAI TK untuk Tingkatkan Kapasitas Pendidikan Tawarkan Beragam Manfaat, Yuk Siapkan Dana Pensiun Lewat DPLK BRIFINE di BRImo Lipsus Cerita Guru Honorer di Ende, Gaji 400 Ribu Harus Tempuh Empat Km ke Sekolah

Dari sekian fitur yang ada, Angel paling sering menggunakan fitur QRIS, dompet digital, dan transaksi tanpa kartu atau tarik tunai. Fitur QRIS menjadi fitur yang lebih banyak ia pakai dalam keseharian. Maklum, selain menjadi guru TK, ia juga sibuk berkegiatan sebagai mentor modeling.

Tak sedikit waktu yang ia habiskan di luar rumah, maka jajanan snack dan minuman kerap kali ia beli untuk sekadar penambah semangat dalam bekerja. "Nah kalau jajan snack atau minuman saya seringnya pakai QRIS, kan lebih efisien buka BRImo, bayarnya pakai QRIS," jelasnya. Angel juga merasa tak kesulitan menggunakan QRIS sebagai alat transaksi pembayaran.

Menurutnya, seluruh pedagang bahkan hingga ke pasar tradisonal sekalipun, sudah banyak menggunakan layanan QRIS dengan status merchant BRI. "Ke mana mana sekarang bayar pakai QRIS, tinggal pindai (barcode) selesai, saldo pun pasti ada karena payroll juga lewat BRI, jadi aman," ucapnya kemudian tersenyum. Alhasil, peran BRImo di sini bagi Angel selain sebagai wadah menerima gaji juga sebagai tabungan dan alat pembayaran.

Di sisi lain yang tak kalah penting bagi Angel adalah fitur keamanan BRImo. BRImo menyediakan fitur login biometrik dengan wajah (face id) maupun sidik jari (fingerprint). "Iya, kalau BRImo enak karena bisa pakai sidik jari tanpa harus login pakai id dan password, ga pakai lama sudah bisa masuk fiturnya," tambah perempuan yang berdomisili di Mojosongo, Jebres, Solo.

Ditemui terpisah, Pimpinan Cabang BRI Solo Slamet Riyadi, Agung Ari Wibowo, mengatakan BRI bekerja sama dengan Pemerintah Kota Surakarta memberikan branding serta fasilitas QRIS dan Electronic Data Capture (EDC) Merchant kepada seluruh pedagang sejak 2021. "Pasar Gede merupakan salah satu heritage atau cagar budaya Kota Surakarta, jadi ikon wisata Kota Solo." "Itulah mengapa kami BRI memberikan fasilitas EDC dan QRIS kepada kurang lebih 600 pedagang baik di dalam maupun di luar pasar," terang Agung saat ditemui di kantornya, Senin (18/3/2024).

Pemberian fasilitas ini bertujuan menyosialisasikan program pemerintah membiasakan pembayaran nontunai kepada masyarakat. "Sehingga masyarakat Solo dan wisatawan tidak perlu membayar cash, bisa pakai QRIS BRI," tuturnya. Agung menambahkan, pemberdayaan UMKM bagi BRI merupakan visi memberi makna Indonesia.

"Kemudian memberdayakan masyarakat sebagai penopang perekonomian nasional," jelasnya. Ia menjelaskan, BRI telah melakukan beberapa aksi nyata demi menyediakan layanan keuangan yang terintegrasi dan memastikan nasabah dapat naik kelas dalam satu ekosistem yang utuh dalam konsep empower, Integrate, dan upgrade. Sementara terkait dengan kemudahan transaksi merchant, BRI menyediakantransaksi non tunai dan praktis dengan promo yang beragam.

Saat ini, tersedia sekitar 500 merchant BRI di kantor cabang yang ia pimpin. Dengan adanya transaksi, seperti penggunaan EDC dan QRIS tersebut di atas, pihaknya mengklaim pelayanan maksimal dari BRI. "Pada intinya kami menerima semua transaksi kartu kredit, free biasa sewa dan biasa maintenance."

"Payment lebih cepat termasuk hari Sabtu dan hari Minggu, bank dengan jumlah kartu terbanyak, tekhnologi terdepan dengan EDC system android dan satelit BRI sendiri," tuturnya. Disebutnya juga, layanan digital di pasar tradisional seperti di Pasar Gede merupakan terobosan BRI agar transaksi nontunai menjangkau semua kalangan. Ia berharap, pedagang bisa melakukan semua jenis pembayaran tunai maupun nontunai termasuk menggunakan QRIS.

"Inilah tujuan dan bukti nyata BRI untuk memberi makna serta tentunya untuk UMKM agar bisa naik kelas, terus terintegrasi dan terjalin," paparnya. Menurut data yang dirilis BRI Regional Office Yogyakarta berdasar wilayah yang dikelola, pada Tahun 2022 sejumlah 9.282 merchant telah menggunakan EDC BRI dan 209.285 merchant telah menggunakan alat transaksi QRIS BRI. Pada Tahun 2023 sejumlah 10.296 merchant telah menggunakan EDC BRI dan 245.053 merchant telah menggunakan alat QRIS.

Di Bulan Februari sendiri, jumlah UMKM pengguna EDC BRI telah mencapai 11.309 UMKM dan pengguna QRIS sebanyak 264.456 UMKM. Sementara itu, Regional CEO BRI Yogyakarta, John Sarjono menguraikan, BRI RO Yogyakarta memiliki nilai transaksi UMKM yang cukup tinggi dan menunjukkan signifikansi peningkatan setiap tahunnya. "Pada alat transaksi EDC, pada tahun 2022 telah memperoleh volume transaksi Rp2,9 triliun dan mengalami peningkatan menjadi Rp3,7 triliun pada Tahun 2023. Sementara pada alat transaksi QRIS di Tahun 2022 memperoleh colume sebesar Rp 315 juta dan ditutup dengan peningkatan hingga Rp1,7 triliun di Tahun 2023," terangnya dalam keterangan tertulis.

Menyoal perkembangan BRImo, John Sarjono menyatakan, BRImo terus mengalami peningkatan perkembangan dari tahun ke tahun. "Di lingkup BRI RO Yogyakarta, pada Tahun 2023 jumlah user BRImo 2.006.634 user. Adapun per Bulan Februari 2024, jumlah user BRImo diketahui sejumlah 2.261.326 atau mengalami peningkatan sebesar 12,7 persen," tutur dia. Terkait inovasi yang bakal diluncurkan dalam waktu dekat, John membeberkan, BRImo terus berinovasi untuk memenuhi beragamnya kebutuhan nasabah dengan fitur favorit pengguna, seperti fitur cek kondisi keuangan dan opsi produk investasi untuk beragam segmen.

"Berbagai inisiatif dan penguatan ekosistem terus dilakukan oleh BRImo dengan menggandeng lebih dari tiga ribu opsi pembayaran, selain itu transaksi bersama BRImo kini dapat dilakukan melewati batas lintas negara dengan hadirnya fitur untuk transaksi internasional seperti pembukaan rekening menggunakan nomor handphone luar negeri, transfer ke lebih dari 100 negara dan pembayaran QR di Singapura," papar John.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *